Friday, March 14, 2014

Sticker | Radio SAS 104.3 FM Surakarta (2012)

*Sticker Radio SAS 104.3 FM

Radio SAS di Surakarta/Solo yang beroperasi pada 104.3 FM adalah salah satu stasiun radio anggota CPP RadioNet di wilayah Jawa Tengah. 

Pada sticker ini terlihat Radio SAS ketika masih menggunakan tagline sebelumnya: "Solo Cool Station", kini Radio SAS menggunakan tagline "Trend Musik Terkini".

Artikel lainnya mengenai Radio SAS dapat dilihat pada link berikut: Sticker 103.3 SAS FM (awal 2000an).

Thursday, March 13, 2014

Poster | Bali FM 100.9 Denpasar (1995)

*poster Bali FM 100.9 RRI Denpasar

Bali FM 100.9 adalah satu-satunya stasiun radio yang menggunakan bahasa Inggris dalam seluruh siarannya. Bali FM merupakan salah satu layanan siaran dari RRI Denpasar, Bali di era 1990an lalu.

Konten siarannya didominasi berita internasional dan informasi parawisata yang disiarkan dari jam 7 pagi hingga jam 7 malam setiap harinya. Musik yang dimainkan berformat Adult Contemporary.

Di tahun 2000an radio ini dikenal sebagai Paradise FM 100.9 dan bersiaran setiap hari dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam. Berita internasional dalam Bahasa Inggris disiarkan setiap hari pada jam 8 pagi hingga jam 9 pagi.


Paradise FM 100.9 juga melaksanakan aktivitas-aktivitas promosi melalui acara promosi khusus bulanan, siaran langsung (live broadcast), dan lain-lain.

Target pendengar Bali FM maupun Paradise FM adalah para turis, komunitas ekspatriat, dan pelaku industri pariwisata di Bali, seperti agen travel, hotel, restauran, dan tempat-tempat wisata.


*Sticker Bali FM 100.9 RRI Denpasar

Wednesday, March 12, 2014

Sticker | Radio Fajri 99.3 FM Bogor (2014)

*Sticker Radio Fajri 99.3 FM

Radio Fajri 99.3 FM adalah stasiun radio siaran yang beroperasi di wilayah Bogor dan sekitarnya dengan format siaran dakwah dan informasi agama Islam.

Dengan eksistensi radio dakwah Islam, Radio Fajri yang mempunyai warna dan ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki oleh radio-radio lain yaitu siarannya full time dakwah Islam.

Radio Fajri telah berdiri sejak tahun 2000 di bawah naungan Yayasan Islam al-Huda Bogor  Indonesia dengan nama Radio Al-Iman di frekwensi AM dengan program siaran yang masih sederhana dan peralatan siaran yang juga sangat sederhana. Namun tantangan dakwah semakin kompleks, sehingga pihak Yayasan menginginkan adanya peningkatan kualitas siaran. Sehingga  di  tahun  2004  radio  ini  berganti  nama menjadi  Rias AM,  tentu  bukan  sekedar berganti nama, namun radio  ini pun mengalami banyak perubahan, baik dari sisi acara yang sudah  semakin menarik  dan  peralatan  yang  semakin  baik.


Semakin  lama  ternyata  banyak masyarakat  yang  menyukai  radio  ini, sehingga  pihak  management  terpanggil  untuk meningkatkan kualitas siaran, agar pendengar semakin nyaman dalam mendengarkan, maka pada tahun 2006 radio ini mengalami perubahan  frekwensi dari AM ke FM dan menjadi Rias FM.

Di tahun 2007 radio Rias FM kembali mengalami perubahan nama menjadi Radio Fajri FM 91.4. Seiring dengan padatanya kanal frekuensi dan sulitnya menjangkau wilayah yang lebih jauh, maka di tahun 2011 hingga saat ini ditetapkanlah frekuensi Fajri FM adalah 99.3 MHz berdasarkan  IPP (Izin  Penyelenggaraan  Penyiaran) Tetap, No.236/KEP/M.KOMINFO/04/2012.

Fajri adalah singkatan/kependekan dari nama badan hukum radio ini, PT. Radio Fajar Imani.
Saat ini Radio Fajri sudah memiliki cabang resmi di Bandung, yakni di frekuensi 1458 AM. Rencananya Radio Fajri akan mendirikan cabang-cabang radio lain hingga di seluruh Indonesia.

Slogan yang kini digunakan Radio Fajri adalah "Suara Kebangkitan Islam".

Monday, March 10, 2014

Indoor Sign | The New Indika PaGi - 91.6 Indika FM Jakarta (2013)

*Ad banner "The New Indika PaGi"

Sejak tahun 2013 lalu tampak 91.6 Indika FM Jakarta gencar melakukan kegiatan branding dan eksekusi marketing communication nya, termasuk mempromosikan perubahan pada image station dan content nya, termasuk melalui papan reklame dalam ruang yang diletakan di beberapa shelter busway di Jakarta untuk program morning show nya "Indika PaGi" yang tahun 2013 lalu ketika Arie Dagienkz dan Soleh Solihun menjadi host acara ini.

 *Ad banner "The New Indika PaGi"

Artikel mengenai branding lainnya yang dilakukan Indika FM dapat dilihat melalui links berikut: 
- Iklan luar ruang Indika FM Jakarta (2013)

Bilboard iklan Indika FM di eksterior bis (2013) 
Iklan reklame luar ruang Indika FM (2013)
- Sticker Indika FM (2010)   

Wednesday, March 5, 2014

Printed Ad | Jakarta Pop Alternative Festival (1996)

*Iklan Jakarta Pop Alternative Festival

Iklan acara "Jakarta Pop Alternative Festival" yang diselenggarakan pada 14 Januari 1996 lalu di Plaza Timur, Senayan, Jakarta.

Jakarta Pop Alternative Festival dimeriahkan oleh performance-nya Beastie Boys, Sonic Youth, dan Foo Fighters.. juga performance dari beberapa band top nasional pada masa itu.. ada Nugie, Pas, dan Netral.

Acara ini disupport beberapa stasiun radio di Jakarta dan Bandung, yaitu: 102.3 FMania!!! (Prambors Rasisonia), 100.5 Mustang FM, Radio SK 101,6 FM, 104.4 MS Tri FM, 105.8 Ardan Hi-Tech FM, OZ 103 FM, 104.4 GMR FM, dan 102.3 Rase FM.

Thursday, January 9, 2014

On-Air Studio | 95.1 KIS FM Jakarta (2013)

*Wallpaper KIS FM di studio on-air

Berikut ini sejumlah foto suasana ruang siaran 95.1 KIS FM, Jakarta:








Artikel lainnya mengenai 95.1 KIS FM Jakarta dapat dilihat pada link berikut:
Indoor sign KIS FM dan Mustang FM Jakarta
- Sticker 95.1 KIS FM Jakarta (2012)
- Sticker 95.1 KIS FM Jakarta (2010)

Wednesday, January 8, 2014

Sticker | Urban Radio 106.3 FM Bandung (2013)

*Sticker Urban Radio 106.3 FM Bandung, 2013

Urban Radio yang beroperasi pada 106.3 MHz di coverage area kota Bandung dansekitarnya pertama 'mengudara' pada tanggal 11 April 2011 dari Jalan Anyer No. 52 Kebonwaru, Bandung.

Urban Radio memiliki harapan untuk dapat menjadi pilihan utama bagi penggemar radio dan musik di kota Bandung. Fun dan Menghibur adalah konsep yang coba ditawarkan oleh Urban Radio melalui program dan konten siarannya. 

Tagline Urban Radio adalah “Musiknya Nomor Satu di Bandung”. Pada akhir tahun 2013 lalu Urban Radio sukses meraih posisi lima besar stasiun radio yang paling banyak didengar penduduk kota Bandung, hasil riset Nielsen Media Q4 2013.

Urban Radio pun kini memiliki sister station di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Urban RKM 99.5 FM, dan segera di sejumlah kota besar lainnya di Indonesia.

Sebelum digunakan Urban Radio Bandung, frekuensi 106.3 MHz sempat digunakan oleh Pop FM dan PAS FM (anggota CPP RadioNet).

Berikut ini contoh sticker yang pernah direlease Pop FM Bandung:

Thursday, November 28, 2013

Studio + Office Interior | 98.8 Ria FM Solo (2013)

*Outdoor sign Ria FM Solo

Radio Ria FM yang beroperasi pada frekuensi 98.8 MHz di wilayah Solo (Surakarta) dan sekitarnya adalah salah satu radio anggota jaringan Sonora Group (Kompas Gramedia), Jakarta.

Ria FM Solo merupakan metamorfosis dari Radio Olahraga dan Ilmu Pengetahuan Sekolah Tinggi Surakarta (ROISKA) yang telah didirikan sejak tanggal 2 Februari 1969 lalu oleh Yayasan Sekolah Tinggi (STO) Surakarta dan setahun kemudian menjadi berbadan hukum perseroan terbatas. Lokasi studio ROISKA pun masih di lingkungan STO, di Jl. Brigjend Slamet Riyadi No. 26, Surakarta.

ROISKA pada saat itu hanya sebagai stasiun radio yang hanya menyiarkan informasi mengenai dunia olahraga.



*Outdoor sign kantor Ria FM Solo

Lokasi studio/kantor PT. ROISKA berpindah alamat ke jalan Panularan 29/IV, Surakarta pada tahun 1983 dan berubah format menjadi radio yang memainkan musik dangdut. Pada tahun 1992 nama badan hukum perusahaannya berubah menjadi PT. Radio Irama Adinada yang kemudian disingkat menjadi "Ria" dan tetap digunakan hingga sekarang.

Pada 22 Desember 1998 Radio Ria melakukan perpindahan jalur operasi siaran dari frekuensi AM (Amplitudo Modulation) ke FM (Frequency Modulation) dengan nama Ria FM dan berubah format menjadi stasiun radio dengan target pendengar utama wanita, dan memposisikan diri sebagai 'female station', radio wanita pertama di Solo.


 *Ruang siaran Ria FM Solo

 *Ruang siaran Ria FM Solo

Pada tahun 2004, sesuai regulasi penataan ulang frekuensi FM pada waktu itu, Ria FM pindah beroperasi pada frekuensi 98.8 FM, bersamaan dengan ini lokasi studio dan kantornya pun berpindah alamat ke tengah pusat Solo yaitu di Jl. Honggowongso, Panularan, Laweyan, Surakarta.

*Outdoor sign Ria FM dengan latar tower antena pemancar

*Suasana depan studio/kantor Ria FM Solo


*Tower antena pemancar Ria FM Solo

Ria FM bergabung dengan jaringan Sonora Group (Kompas Gramedia) pada tahun 2006 dan membidik target pendengar yang lebih mass, yaitu keluarga dengan tagline "Sahabat Keluarga”. Lokasi studio dan kantor Ria FM pun hingga kini berlokasi di Jl. Slamet Riyadi No. 284, Solo (kompleks toko buku Gramedia, Surakarta).

Foto cutting sticker 98.8 Ria FM Solo (2013):


Monday, November 25, 2013

Studio + Office Interior | 106.7 Mara FM Bandung (2013)

*Salah satu versi logo barunya Mara FM

Radio Mara atau kini setelah direbranding menjadi Mara FM adalah salah satu stasiun radio yang termasuk legendaris di kota Bandung dan sekitarnya, salah satu stasiun radio tertua di kota Bandung yang masih tetap eksis bahkan sering kali mengukir prestasi. Belum lama ini berdasarkan riset dan rating Nielsen (Q3, 2013) menempatkan Mara FM yang beroperasi pada frekuensi 106.7 MHz ini menjadi radio paling populer di kota Bandung untuk katagori stasiun radio dengan target pendengar berusia dewasa.

Kesuksesan ini bertepatan pula dengan peringatan ulang tahun 106.7 Mara FM yang ke-45 tahun pada tahun 2013 ini, dan memasuki tahun ke-3 setelah dire-branding menjadi Mara FM dengan target pendengar utama berusia dewasa muda.

Radio Mara didirikan 2 Oktober 1968 oleh 27 orang mahasiswa di kota Bandung yang memiliki hobi bermain band dan berkomunikasi melalui radio amatir. Nama Mara sendiri berasal dari nama Band mereka yaitu Irama Jalan Sumatera yang disingkat MaRa. Pada awal berdiri, Radio Mara berlokasi di Jalan Sumatera, namun sejak tanggal 30 Desember 1984 hingga sekarang berlokasi di Jalan Guntursari Wetan 27 Bandung.

*Tower antena pemancar Mara FM, dahulu berwarna merah, kuning, biru muda

Sebelum beroperasi pada frekuensi 106.7 FM, Radio Mara sempat beroperasi pada frekuensi 702 AM dan kemudian pindah pada frekuensi 106.85 FM, dan sejak tahun 2004 menempati frekuensi 106.7 FM.

Pada format dan target pendengar utama kini, Mara FM berformat Adult Contemporary dan membidik pendengar utama segmen dewasa muda, dengan memposisikan dirinya sebagai '
Bandung's City Life And Music'. Sebelumnya ketika masih menggunakan brand Radio Mara, tagline yang digunakan adalah: 'Citra Dewasa di Bandung'.

*Outdoor neon sign Mara FM

Dengan format dan target pendengar utamanya yang baru ini Mara FM berupaya mencerminkan media untuk dewasa muda yang mencerminkan beragamnya budaya populer kota Bandung sejak 4 dekade lalu. Lagu yang dimainkan Mara FM sekitar 60% berupa musik Indonesia dan sekitar 40%nya lagi musik Internasional (berbahasa Inggris.)

Beberapa program utama yang kini disiarkan 106.7 Mara FM antara lain:
- Marmor ('Mara Morning'--obrolan pagi dengan konten-konten informative) yang disiarkan hari Senin hingga Jumat, jam 6 hingga 10 pagi,
- Mara Audiozine (acara majalah di udara dengan berbagai rubrik) yang disiarkan hari Senin hingga Jumat, jam 10 pagi hingga 6 sore,
- Mara Evening Lite (musik dan macam-macam konten), disiarkan hari Senin hingga Jumat, jam 7 hingga 9 malam,
- Mara Special Nights (acara khusus komunitas), disiarkan hari Sening hingga Jumat, jam 10 hingga 12 malam,
- Mara Weekend Specials (acara khusus Sabtu-Minggu berisi music dan konten pilihan, antara lain: Tracks of 90's, Indonesia 12 Chart, Adult Contemporary Chart, Pop2Pop, Weekend Beat, 80's Fever, dan Mara Campus Community).

Berikut ini beberapa foto studio on-air Mara FM:



 





Pada ulang tahun ke-45 (tahun 2013) ini Mara FM mengusung tema: "Semangat Empat Lima", sedangkan setahun sebelumnya pada peringatan ulang tahun ke-44 Mara FM mengusung tema "44 Years, 4 Ever 4 You." yang merupakan komitmen Mara FM untuk terus eksis di udara dan hadir untuk para pendengarnya.

*Wallpaper ulang tahun ke-45 Mara FM
Selain sejumlah acara on-air yang khusus untuk merayakan 45 tahun Mara FM, diselenggarakan pula sejumlah off-air event, seperti donor darah, dan konser "Semangat !!! Empat Lima Mara FM" yang diselenggarakan pada 18 Oktober 2013 lalu di Festival City Link, Bandung. Acara ini menghadirkan performance dari ADA Band, Alto, Astoria, Traya, dan Yukitanari.


*Invitasi Konser Semangat !!! Empat Lima Mara FM

Jika Anda pernah mendengarkan Radio di era 1970an hingga 2000an, mungkin Anda mengetahui ciri khas para penyiar Radio Mara... pada masa itu para penyiarnya dipanggil dengan sebutan abang-abang dan mpok-mpok (seperti orang Betawi), antara lain mungkin Anda mengenal: Bang Bule,Bang Gelap, Bang Bulu, Bang Gempor, Bang Lengser, Bang Cau, Bang Belo, Bang Al, Bang Kumis, Mpok Aty Kusmiaty, Mpok Gulia, dan lain-lain... hanya Kang Ibing dan Kang Aom Kusman yang tidak disebut abang.

Kini, dengan seiring direbranding nya Radio Mara menjadi Mara FM yang tampil lebih muda, energetic, dan fresh nama-nama penyiarnya pun menggunakan nama asli atau nama panggilan semasa kecilnya.

Kang Ibing dan Kang Aom Kusman (dua orang dari personil  grup lawak terkenal legendaris De Kabayan) pada era 1970an hingga awal 2000an turut menjadi icon air personality di Radio Mara melalui acara obrolan mereka, yang kontennya bervariasi (dan bahkan disajikan secara spontan, dan tidak diperkirakan sebelumnya oleh para pendengarnya) berupa acara interaktif dengan pendengar, dongeng (cerita lucu, biasanya dalam disampaikan dalam Bahasa Sunda khas Bandung), kritik sosial, dan terkadang diselingi dengan memainkan lagu-lagu nostalgia berbahasa Indonesia, maupun classic hits manca negara, ataupun lagu/musik tradisional Sunda.

Acara lainnya yang juga menjadi icon dan sangat populer di Radio Mara adalah program "Buka Pintu", program mengenai informasi dan konsultasi seputar seks dan problematikanya, yang dibawakan oleh dr. H. Hanny Rono Sulistyo, Sp.OG(K), M.M. dan didampingi Mas Harry, psikolog.


*Banner Mara FM

Mengikuti rekam jejak Radio Mara, radio ini pernah mengalami masa kejayaan sejak era 1970an hingga era 1990an (baik dari segi performa di udara, finansial, dan lainnya), dan sempat mengalami penurunan di awal dekade 2000an. 

Radio Mara sejak tahun 1985an sudah mulai memproduksi dan mem-broadcast 'berita/informasi' sendiri, dan sejak era 1990an hingga 2000an Radio Mara dikenal pula sebagai radio berita, informasi, dan full-service station bagi penduduk kota Bandung. Pada era ini, tepatnya sejak 1993, untuk selalu menjaga kecepatan dan keakuratan informasi dan berita-beritanya Radio Mara membentuk tim yang disebut Buras (back up room rapidity approaching sources) di bagian redaksi pemberitaannya.


*Sticker Mara FM (2013)

Kini, Mara FM telah mulai menunjukan performa yang semakin membaik dengan banyak melakukan perubahan, secara fundamental dan menyeluruh. Awal yang baik bagi salah satu radio icon di kota Bandung dalam beradaptasi terhadap perubahan jaman dan gaya hidup pendengarnya.

Kita tunggu gebrakan-gebrakan selanjutnya dari Mara FM :-)

Thursday, November 7, 2013

Studio + Office Interior | 101 Jak FM Jakarta (2013)

 *Indoor sign 101 Jak FM

101 Jak FM adalah radio no.1 di wilayah Greater Jakarta untuk katagori stasiun radio dengan target pendengar utama dewasa muda (young adult) yang berusia 25 hingga 35 tahun (berdasarkan data Nielsen Research, 2013). Jak FM beroperasi pada frekuensi 101 MHz.

101 Jak FM merupakan salah satu radio anggota dari Mahaka Media yang juga mengoperasikan Gen FM dan Masima Channels + Content (Prambors Radio, Delta FM, dan FeMale Radio).

*Salah satu workspace di kantor Jak FM/Gen FM Jakarta

Jak FM termasuk radio yang berformat Adult CHR yang memainkan musik hits dari era 1990an hingga sekarang, yang bertempo up-beat dan easy listening dengan prosentase sekitar 70% memainkan musik Indonesia dan 30% memainkan musik manca negara. Tagline yang digunakan 101 Jak FM sekarang adalah "Memainkan Musik Terbaik di Jakarta"... sebelumnya Jak FM pernah menggunakan tagline "Best Music from the 90's and Today" dan "It's Your Music".

*On-air sign 101 Jak FM
 
Berikut suasana di ruang siaran 101 Jak FM:

Selain memang lagu-lagunya yang sesuai dengan yang dibutuhkan target pendengarnya 101 Jak FM juga mempunyai program-program yang menarik setiap harinya seperti acara morning show Sarapan Seru bersama Ronal dan Tike. berikut beberapa insertion program yang seru dan konyolnya seperti tawco, curanmor, lagu parodi, Cociks, Birthday Rap, dan salam-salam, Juga jika ada pendengarnya yang ingin membantu teman-teman yang sedang memiliki kesulitan Roti Sosis dan Dilema Kamu siap disuarakan oleh Ronal Tike. Kemudian ada program Joki 3 in 1 bersama Jodi dan Vecky yang rutin disiarkan Senin-Jumat dari jam 4 hingga 8 malam dengan insertion program seperti THT (Tiga Hal yang Tidak) dan Palem (Parodi peLem). Juga ada 10 in a Row yang menyiarkan 10 lagu berturut-turut tanpa jeda iklan dan Jak 40 Vote bersama Taufik yang akan memainkan 40 lagu terbaik di Jakarta yang ditentukan oleh para pendengar 101 Jak FM, disiarkan setiap weekend dari jam 8 hingga 12 malam.

*Neon banner "Joki 3 in 1", salah satu program andalan di 101 Jak FM

Sebelum direbranding sebagai 101 Jak FM, radio ini menggunakan brand Radio One 101 FM (atau sebelumnya Radio One 101.25 FM ketika masih beroperasi pada frekuensi 101.25 MHz) dengan format Hot AC dan dengan konten yang lebih tertuju melayani target utama para pendengar pria dewasa muda. Bahkan pada masanya Radio One dikenal sebagai radionya laki-laki Jakarta. Lebih jauh ke belakang lagi Radio One ini pada tahun 1980an dikenal sebagai Radio Suara Irama Indah 101.25 FM Stereo (atau juga sering disebut Radio SII) yang merupakan salah satu radio resmi pertama yang beroperasi pada jalur FM di Indonesia.

Artikel lain yang berkaitan: Exterior bus billboard 101 Jak FM Jakarta (2013).