Tuesday, February 26, 2013

Outdoor SIgn | KLCBS 100.5 FM Bandung (2012)

Jika Anda pernah berkunjung ke studio Radio KLCBS di kawasan Jalan Karang Layung, Bandung tentu Anda akan mendapati suasana asri, tenang, dan nyaman. Pohon yang rindang, bunga anggrek yang tertata rapi, dan penataan taman dan halaman yang indah serta arsitektur bangunan yang bagus dan menyatu dengan lingkungan, juga tower antena pemancar berwarna abu-abu yang tinggi menjulang di bagian belakang kantor/studio. Ini merupakan salah satu kantor/studio radio favorit saya di Bandung :-)



Di bagian depan halaman masih tampak berdiri papan reklame luar ruang KLCBS yang menurut perkiraan saya terpasang sejak tahun 1980an hingga kini. Tertulis: KLCBS (+ logo perusahaan) PT. Radio Ilnafir FM Stereo 100.5 MHz.

Beberapa promotional materials dari KLCBS yang masih saya punya akan saya posting pada kesempatan mendatang, termasuk stickers dan merchandise lainnya. Sebelumnya saya sempat mem-publish koleksi t-shirt KLCBS yang masih saya miliki pada blog ini.

KLCBS adalah radio yang menjadi favorit saya sejak dulu, sejak saya mulai mendengarkan siaran radio pada gelombang FM di akhir 1980an, dan favorit saya sejak dulu adalah jingle radionya :-)

Tahun 1992/1993an saya sempat mendapatkan rekaman jingle radionya (masih dalam bentuk kaset) langsung dari KLCBS untuk saya koleksi, sebagai hobi.

Sticker | 89.7 Top FM Stereo Bandung (1992)


89.7 Top FM Stereo Bandung (defunct) merupakan anggota dari jaringan Media Network Consolidate (MNC) yang bermarkas di Gedung Arthaloka, Jl. Sudirman, Jakarta pada akhir 1980an hingga tahun 1990an juga mengelola Radio Elshita AM 1368 kHz Jakarta, 89.7 Top FM Jakarta, Semarang, dan Bali; 104.4 Mercurius Top FM Makassar, Nugraha Top AM Palu, PBS FM Serang, 92.5 Top FM Cilegon, dan Radio Lorosae di Dilli, Timor Timur.

89.7 Top FM Stereo Bandung dulu mengudara dari kawasan Lembang, tepatnya di Jl. Kayu Ambon.

Sapaan khas dari jaaringan Top FM Stereo (demikian pula pada Radio Famor, yang menjadi cikal bakal Top FM Stereo Bandung), Radio Elshinta pada waktu itu adalah "Muda Bersikap Dewasa, Dewasa Berjiwa Muda"

Acara-acara terkenal yang disiarkan 89.7 Top FM Stereo antara lain: Bintang Khatulistiwa (chart musik Indonesia) dan American Top 40 (AT40) bersama Shadoe Stevens dengan co-host di Indonesia oleh Ray Kasman, dan kemudian digantikan Cindy Marexa.

Pada sekitar tahun 1995an 89.7 Top FM Stereo tidak mengudara lagi.

Monday, February 25, 2013

Co-Branding | 99.1 Delta FM Jakarta (2013)

Salah satu strategi branding yang saling menguntungkan dan efektif adalah menggunakan strategi co-branding, seperti yang dilakukan 99.1 Delta FM Jakarta yang bekerjasama dengan taksi Blue Bird Group. Yaitu dengan menggelar kuis "Fun Bird!" yang berhadiah voucher Blue Bird senilai Rp 250.000,00 (sekitar $25 USD) gratis setiap harinya pada acara "Farhan & Asri in the Morning" Senin hingga Jumat, jam 06-10 pagi di 99.1 Delta FM Jakarta.


Dengan target market/audience yang hampir sama memungkinkan 99.1 Delta FM dan Blue Bird bekerjasama untuk meraih profit dan loyal consumers/listeneners yang lebih baik lagi.


Saturday, February 23, 2013

Sticker | 94.6 UFM Jakarta (awal 2000an)


Pada awal 2000an di Jakarta mulai mengudara stasiun radio yang baru, 94.6 UFM dengan format radio top 40/pop, target pendengar khususnya anak muda, yang disapa dengan "U guys". Tagline UFM pada waktu itu adalah "The Ultimate Sound". Sebelumnya radio ini dikenal sebagai Radio Agustina Junior.

94.6 UFM mengudara dari kawasan bisnis Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, tepatnya dari Permata Bank Tower 2, Lantai 1.

Pada tahun 2004 berganti frekuensi menjadi 94.7 FM. 94.7 UFM Jakarta kini merupakan anggota dari Femina Group. Formatnya pun berubah menjadi radio dengan target wanita modern.

Friday, February 22, 2013

Sticker | Sky FM Bandung (2000an)

Radio Sky 9040 FM , dibaca Sky Sembilan Puluh Empat Puluh FM (mengudara pada 90.4 FM) Bandung mengudara sejak akhir tahun 2000 dan dikenal sebagai salah satu radio dengan target pendengar wanita dewasa muda, dengan tagline nya "Female Dreamland Station" dan sapaan pendengarnya "Sky Lover".

Ketika dilakukan penataan ulang frekuensi radio FM secara nasional pada 2003 lalu frekuensi Sky FM pindah ke 90.5 FM.

Berikut ini sticker Sky 9040 FM (ketika mengudara pada frekuensi 90.4 FM):



Dan ketika berubah menjadi Sky 9050 FM:


Pada akhir 2000an format siaran Sky FM pun berubah diseuaikan dengan target pendengarnya yang tidak hanya untuk para wanita namun juga membidik keluarga, dengan tagline baru: "Radio Wanita dan Keluarga"

Namun sayang Sky FM bandung kini sudah tidak mengudara lagi, per tanggal 20 Desember 2012 (20-12-2012) pukul 20.12 WIB berubah menjadi Radio Cakra 90.5 FM setelah diakuisisi Ardan Group.
 

Sticker | Suara Antara 103.3 Pro FM Bogor (pertengahan 1990an)


Radio Suara Antara 103.3 Pro FM Bogor (kini mengudara pada 94.1 FM) pada dekade 1990an dikenal sebagai radio yang fokus memainkan musik easy listening di kota Bogor. Sempat di-rebranding sebagai Plus FM pada dekade 2000an.

Business Cards | Oz 103 FM Bandung (awal 1990an)


 Tool branding lainnya yang sempat saya koleksi adalah kartu nama dari sejumlah stasiun radio di Indonesia, termasuk kartu nama crew Radio Oz 103 FM Bandung pada sekitar tahun 1992-1993an lalu ketika saya ikut bergabung di fans club Radio Oz, Oz Club (masih ada nggak ya, fans club nya???) dan awal tahun 2000an.

Thursday, February 21, 2013

Exterior Bus Billboard | 87.6 Hard Rock FM Jakarta (2012)

Salah satu kampanye brand radio yang masih jarang dilakukan di Indonesia adalah menggunakan billboard pada eksterior bis, namun di banyak negara, khususnya di kota-kota besar di Amerika Serikat billboard iklan radio pada bis sering di jumpai.


Gambar diatas adalah contoh billboard pada eksterior bis yang dilakukan 87.6 Hard Rock FM Jakarta dalam mempromosikan morning show nya, Good Morning Hard Rockers (GMHR) dengan hosts: Bayu Oktara dan Ary Kirana -- *courtesy of 87.6 Hard Rock FM Jakarta.

Wednesday, February 20, 2013

Sticker | 104.4 GMR FM Bandung (awal 1990an)


104.4 GMR FM, The Rock Station di Bandung (kini station nya sudah tidak mengudara lagi-defunct) pada dekade 1990an adalah salah satu radio favorit anak muda di Bandung. Radio ini satu-satunya stasiun yang hanya memainkan format musik rock.

Sebelumnya GMR (singkatan dari Generasi Muda Radio) dikenal sebagai Radio YG (Radio Young Generation) ketika mengudara pada gelombang AM 1368 kHz pada dekade 1980an.

Beberapa acara terkenal yang pernah mengudara di 104.4 GMR FM antara lain Siksik (acara dukung lagu), Ring My Bell, 439952, 10 Weekly Rock Show, Philharmonic, MTKJ (Mereka Tanya Kami Jawab, acara membahas surat dari pendengar GMR FM), Dasa Tembang 1044 GMR (acara rock chart band/musisi rock asal Indonesia), Cagak Hidup (acara religi), dan masih banyak lagi.

104.4 GMR FM berstudio di Dr. Hatta No. 15 Bandung. Kini GMR FM sudah berganti kepemilikan, dan kini menjadi Radio U-FM Bandung yang mengudara di 104.3 FM.

Sticker | Oz 103 FM Bandung (awal 2000an)

Radio Oz 103 FM (sekarang Oz Radio 103.1 FM) Bandung adalah tempat pertama kali saya mengenal industri radio siaran baik di Indonesia maupun di dunia. Pada tahun 1992 saya bergabung dengan Oz Club, fans club nya Radio Oz. Melalui Radio Oz dan Oz Club ini saya banyak sekali mendapat informasi mengenai sejarah dan perkembangan Radio Oz, radio di Bandung dan Indonesia, bahkan dunia. Ini dikarenakan networking Radio Oz sangat bagus, termasuk menjadi anggota National Association of Broadcasters (NAB) di Amerika Serikat. Sepengetahuan saya hanya sedikit radio di Indonesia menjadi anggota NAB, selain Radio Oz yang menjadi anggota NAB adalah Radio Prambors dan Radio Sonora di Jakarta.

Dari kegiatan Radio Oz ini juga saya sering mendapatkan sticker dan merchandise lainnya (yang semula tidak saya niatkan untuk dikoleksi, saya dapatkan dan saya taruh saja dan lama-lama jadi lumayan banyak jumlahnya).

Pada 2000an awal saya sempat berkunjung kembali ke studio Radio Oz dan mendapat beberapa sticker:


Dan juga sticker logo Radio Oz (seperti pada gambar dibawah) yang ketika saya bergabung di Oz Club sticker ini hanya boleh dimiliki crew Radio Oz, jadi kalau kita melihat ada mobil yang di kaca belakangnya tertempel sticker ini berarti mobil tersebut mobil crew Radio Oz :D


Namun sekarang sepertinya sticker ini tidak eksklusif hanya diperuntukan crew Radio Oz lagi, dikarenakan pendengar Radio Oz pun dapan memilikinya, juga desain-desain sticker Oz sejak tahun 2000an menggunakan logo ini.