Tuesday, February 26, 2013

Sticker | 89.7 Top FM Stereo Bandung (1992)


89.7 Top FM Stereo Bandung (defunct) merupakan anggota dari jaringan Media Network Consolidate (MNC) yang bermarkas di Gedung Arthaloka, Jl. Sudirman, Jakarta pada akhir 1980an hingga tahun 1990an juga mengelola Radio Elshita AM 1368 kHz Jakarta, 89.7 Top FM Jakarta, Semarang, dan Bali; 104.4 Mercurius Top FM Makassar, Nugraha Top AM Palu, PBS FM Serang, 92.5 Top FM Cilegon, dan Radio Lorosae di Dilli, Timor Timur.

89.7 Top FM Stereo Bandung dulu mengudara dari kawasan Lembang, tepatnya di Jl. Kayu Ambon.

Sapaan khas dari jaaringan Top FM Stereo (demikian pula pada Radio Famor, yang menjadi cikal bakal Top FM Stereo Bandung), Radio Elshinta pada waktu itu adalah "Muda Bersikap Dewasa, Dewasa Berjiwa Muda"

Acara-acara terkenal yang disiarkan 89.7 Top FM Stereo antara lain: Bintang Khatulistiwa (chart musik Indonesia) dan American Top 40 (AT40) bersama Shadoe Stevens dengan co-host di Indonesia oleh Ray Kasman, dan kemudian digantikan Cindy Marexa.

Pada sekitar tahun 1995an 89.7 Top FM Stereo tidak mengudara lagi.

3 comments:

  1. Menurut data radio yang saya miliki, Radio Famor cikal bakal sebuah radio di Bekasi . Ada 3 radio siaran di Bandung yang ketiga-tiganya urbanisasi ke Bekasi. Ada 1 radio di Bandung pindah ke Bogor. Mungkin saja itu saat Radio Famor pindah ke Bekasi kanal frekuensi AM sempat kosong lalu beberapa waktu kemudian diisi Radio Top/ Top FM (kalau ini kemungkinan saja). Jadi seolah-olah Famor berubah menjadi Top FM. Blog radio Bandung.wordpress.com pernah mengupas Radio Famor tapi laporannya diikuti kalimat bersayap (paragraf 5) disana disebutkan sebagai berikut : "Jadi, berdasarkan informasi itu, ya terserah anda (para pembaca blog ini) apakah Radio Famor itu telah berganti nama menjadi Radio Top atau tidak". Selain itu (ini menurut pantauan saya) Radio Famor bukan merujuk ke Fata Morgana namun merujuk arti kata Famor tersebut yaitu semarak namun agar lebih kelihatan namanya bagus menggunakan huruf "F' bukan "P'. Untuk Top FM, semua radio jaringan Top FM adalah radio milik ABRI saat itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo pak johanes, maaf baru baca komentarnya.. karena sudah lama blog ini belum diupdate lagi :-)
      betul, Famoradio adalah cikal bakal Radio Dakta Bekasi.
      yang "pindah" ini dari info yg saya dapatkan dulu adalah: badan hukumnya/perusahaannya.. karena berpindah kepemilikan dan mendapat izin untuk dipindahkan ke bekasi.
      frekuensi 1260 kHz bandung yang ditinggalkan pada waktu itu (awal 1990an) yg digunakan Famoradio sebelumnya otomatis tidak digunakan lagi.
      Sedangkan manajemen dan crew Famoradio pindah ke radio baru di jalur FM pada waktu itu.. mengelola 89.7 Top FM Stereo bandung/lembang..
      ini dikarenakan dahulu Famoradio satu jaringan dengan Radio Elshinta (MNC) yg merupakan jaringan radio swasta pertama pada waktu itu sedang membangun jaringan Top FM Stereo

      Delete
  2. 1260 Famoradio, sebelum habis masa jayanya sempat pindah tempat dari Jl. Gamelan 28 Turangga ke Jl. Jawa (Desember 1990). Namun di Jl. Jawa hanya sempat siaran percobaan beberapa hari sebelum akhirnya total berhenti beroperasi karena pergantian kepemilikan perusahaan.

    Awal 1991 Radio Fata Morgana benar-benar hilang dari udara Kota Bandung. (Barangkali sesuai namanya, sebatas Fatamorgana)

    Pertengahan 1991 barulah MNC Group selesai membangun PT. Radio Suara Laras Mediatama (Top Fm Bandung) yang berlokasi di Jl. Kayu Ambon - Lembang.

    89,7 Top FM Bandung mengakomodasi karyawan eks Famor, termasuk yang sempat Training di Jl. Jawa, ditambah beberapa crew baru dari lokal.

    Tahun 1996 Penulis menyeberang ke Cilegon dan bergabung dengan PT. Radio Top Persada yang masih manajemen MNC Grup (waktu itu masih 92,5 FM).

    ReplyDelete